Warga Sambirejo Gruduk Balai Desa

Warga Sambirejo Gruduk Balai Desa
Pemilihan Kabag Keuangan dinilai curang, Sekdes dituntut mundur

Prambanan – Warga dari tujuh pedusunan Sambirejo “gruduk” Balai Desa Sambirejo untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap pilihan Kabag Keuangan yang baru, Senin (17/10). Juru bicara warga Jiyo menegaskan, dalam pemilihan Kabag Keuangan terdapat kejanggalan, pengumuman tes juga tidak transparan.
“Kami menolak Kabag Keuangan yang baru, saat pengumuman tes berlangsung banyak keganjalan, untuk itu Sekertaris Desa Mujimin selaku ketua panitia pemilihan harus mundur,” ujar Jiyo lantang.
“Dan Bapak Kepala Desa sebagai bapak dan wakil kami, seyogyanya menindaklanjuti kasus ini, tidak boleh menandatangi berita acara pengangkatan Kabag Keuangan ini sebelum kasus ini selesai,” tambahnya.
Kepala Desa Sambirejo, Sukardi mengatakan aspirasi warga Sambirejo diterima dengan baik dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan proses hukum yang berlaku. Jika ditemukan indikasi “permainan” dalam proses tes maupun pengumuman Kabag Keuangan pada (11/10) lalu maka pemilihan akan diulang kembali.

“Saya bersama Bapak Camat akan mengkoordinasi dengan membentuk tim untuk menyelidiki kasus ini, jika terungkap ada kecurangan dari pihak panitia maka kami akan tindak tegas, jadi kita tunggu perkembangan penyidikan,” terang Sukardi kepada Radar Jogja.
“Demi kelancaran penyidikan ini, saudara Sekertaris Desa selaku ketua panitia dinonaktifkan sesuai kehendak warga dan aturan hukum agar proses penyidikan berlangsung transparan,” tambahnya.
Penolakan tersebut tertuang dalam 13 butir pernyataan warga yang disampaikan juru bicara warga dan Kepala Desa. Keduanya menyatakan sepakat untuk menindaklanjuti kejanggalan kasus tersebut.
Kejanggalan tersebut tercium oleh warga. Karena pada saat pengumuman tes, amplop yang seharusnya masih tersegel, ternyata sudah dalam keadaan terbuka, tanpa disaksikan oleh seluruh anggota panitia. Selain itu, terdapat perdebatan dalam tim kepanitiaan sendiri dalam menentukan pilihan kabag keuangan yang baru tersebut.
Ketidakkompakan panitia dicurigai warga sebagai bentuk upaya rekayasa. Untuk menghilangkan kerancuan tersebut maka, warga berbondong-bondong ke Balai desa untuk meminta kejelasan terhadap perangkat desa terkait. Hal itulah mengundang warga memprotes hasil keputusan ketua panitia yang dinilai ada modus kecurangan.
Selama demonstrasi, aksi warga berjalan damai dan tertib. Dalam akhir-akhir tuntutannya, warga menghendaki jika kehendak masyarakat Sambirejo tidak dihiraukan maka mereka akan menurunkan lebih banyak warga untuk aksi pembatalan terhadap Kabag Keuangan yang baru tersebut.
Hal ini dilakukan untuk penindakan tegas terhadap oknum-oknum yang ingin “bermain” dalam birokrasi pemerintahan desa. Warga menghendaki pemerintah desa Sambirejo bersih, bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme. Sehingga jika terindikasi, maka harus diberantas demi hukum yang berlaku dan ketentraman masyarakat Sambirejo.
Syaiful Hermawan/c11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s